Tragedi Kepala Cabang Bank: Tewas Dihantam, Sulit Bernapas

Mohamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang bank di Cempaka Putih, diduga meninggal karena dampak dari benda tumpul, demikian disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigadir Jenderal Polisi Prima Heru Yulihartono. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda perlawanan dari Ilham, dan korban juga mengalami kekurangan oksigen. Dilakukan pemeriksaan toksikologi untuk memastikan apakah ada racun yang mempengaruhi korban, namun hasilnya masih belum keluar. Hal ini diduga disebabkan oleh tekanan pada tulang leher dan dada yang membuatnya kesulitan bernafas.

Ilham Pradipta ditemukan tewas dengan dugaan pembunuhan setelah diculik. Rekaman kamera CCTV menunjukkan beberapa orang mengangkut korban secara paksa setelah pertemuan dengan pihak Lotte Grosir di Lotte Grosir Pasar Rebo pada 20 Agustus 2025. Jasadnya kemudian ditemukan pada 21 Agustus 2025 di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi dalam kondisi tragis dengan tangan dan kaki terikat serta mata dilakban. Empat pelaku yang diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan tersebut telah ditangkap, sementara seorang pelaku lain masih dalam pengejaran intensif. Pelaku-pelaku tersebut sedang menjalani proses pemeriksaan di Markas Polda Metro Jaya untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai motif dan proses kejadian yang menimpa Ilham Pradipta.

Source link