Keluarga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya datang ke DPRD Banyuwangi untuk memperjuangkan hak santunan yang belum mereka terima. Sebanyak 16 korban, termasuk penumpang travel dan sopir truk, yang tidak terdaftar dalam manifes kapal. Mereka merasa belum mendapat kepastian terkait santunan yang seharusnya mereka dapatkan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk ASDP Ketapang, KSOP Tanjungwangi, Manajemen KMP Tunu Pratama Jaya, Jasa Raharja, dan perwakilan Pemkab Banyuwangi. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa korban yang tidak terdaftar dalam manifes tetap berhak atas santunan. Proses administrasi terhambat karena kebingungan mengenai status korban di luar manifes, namun telah dipastikan bahwa mereka berhak atas santunan. Keluarga juga diminta untuk melengkapi surat keterangan resmi untuk memperjuangkan hak santunan mereka. Warga Desa Bayu, Mariadi, mengaku masih menunggu kepastian atas lima anggota keluarganya yang masih hilang. Dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapkan keluarga korban dapat segera mendapatkan hak santunan yang seharusnya mereka terima.
Santunan Korban KMP Tunu Pratama Jaya: Keluarga Mengadu ke DPRD Banyuwangi
Read Also
Recommendation for You

Pada bulan Ramadhan, Polres Situbondo menciptakan ajang olahraga “Lomba Lari 100 Meter Kapolres Cup 2026”…

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberikan teguran kepada pengemudi mobil yang melakukan atraksi…

Pemerintah Kabupaten Cilacap menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 2,22 triliun pada tahun 2026, dengan fokus…
Personel gabungan berhasil mengamankan belasan wanita malam dan puluhan botol minuman keras dalam operasi penyakit…

Berita terbaru dari Jember melaporkan bahwa Bupati Jember, Muhammad Fawait, telah meminta tambahan pasokan BBM…












