Pengurus Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten meminta maaf terkait insiden di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Ketua BPPKB Banten Unit Pasar Induk Kramat Jati, Rapiudin, menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa yang terjadi, termasuk kepada Kepala Keamanan Pasar Induk Kramat Jati, Teguh. Rapiudin menegaskan komitmennya untuk selalu patuh pada aturan yang berlaku. Sebelum insiden, BPPKB Banten berkoordinasi dengan pengelola Pasar Induk Kramat Jati terkait permohonan pedagang kali lima untuk beroperasi pada jam tertentu. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menangkap oknum ormas yang melakukan intimidasi di Jakarta Timur. Kejadian ini viral di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran. Oleh karena itu, BPPKB Banten meminta maaf dan menegaskan komitmennya untuk mematuhi aturan serta menjaga kerja sama dengan pihak terkait.
Ini Dia Permintaan Maaf BPPKB Banten Terkait Insiden di Pasar Induk Kramat Jati
Read Also
Recommendation for You

Polisi tengah menyelidiki penemuan jasad bayi laki-laki di Sungai Kembiritan Genteng, Banyuwangi. Berdasarkan hasil otopsi…

Orang tua korban telah melaporkan seorang manajer kursus les Bahasa Inggris atas dugaan pengancaman terhadap…

Tindak kriminal di Desa Widoropayung, Kabupaten Situbondo berhasil digagalkan dalam patroli dini hari. Seorang warga…

Di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, aksi pencurian kendaraan bermotor menggunakan gerobak rongsok untuk…

PGRI Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyatakan komitmennya untuk mengawal penanganan kasus pengeroyokan terhadap Edmundus…













