Berita  

Pokemon Company: Video Gim Tetap Jadi Platform Penting

The Pokémon Company (TPC) menempatkan video gim sebagai fondasi utama bisnis sekaligus bagian penting dari keberlanjutan perusahaan. Bagi perusahaan, berbagai karakter dan jenis Pokémon baru berawal dari gim yang dikembangkan GameFreak.

Chief Operating Officer (COO) The Pokémon Company Takato Utsunomiya mengatakan, posisi video gim tidak terlepas dari sejarah awal Pokémon sebagai waralaba yang lahir dari platform tersebut. Ia menyampaikan hal itu saat berbincang dengan ANTARA di Jakarta, Senin (14/9).

“Jadi mungkin yang pertama, yang paling penting itu adalah video game. Karena apa? Pokemon itu lahir dari video game itu sendiri. Jadi sekarang misalnya ada Pokemon yang baru, ada jenis Pokemon yang baru itu pasti lahirnya dari video game,” ujar Utsunomiya.

Gim menjadi pusat pengembangan Pokémon

Menurut dia, gim Pokémon produksi GameFreak menghadirkan pocket monster series yang menjadi salah satu produk penting dalam pilar bisnis TPC. Dari gim tersebut, perusahaan kemudian mengembangkan berbagai bentuk produk dan pengalaman yang menjangkau ranah digital maupun fisik.

Salah satu lini digital yang disebut adalah Pokémon GO. Permainan seluler tersebut memanfaatkan teknologi realitas tertambah atau augmented reality serta GPS, sehingga dapat dimainkan melalui perangkat gawai.

TPC juga mengembangkan Pokémon Trading Card Game Pocket, aplikasi yang menawarkan pengalaman mengoleksi kartu Pokémon secara lebih mudah dan praktis. Produk tersebut diluncurkan di 150 negara pada 30 Oktober 2024. Permainan kartu Pokémon itu disebut telah digemari di seluruh dunia.

Selain produk digital, perusahaan mempertahankan lini barang fisik berupa merchandise. Salah satunya adalah Pokémon plush, yakni boneka yang dibuat menyerupai berbagai karakter Pokémon.

Menghubungkan dunia digital dan nyata

Utsunomiya menjelaskan, pengembangan produk digital dan fisik merupakan bagian dari gagasan TPC untuk mempertemukan pengalaman dari dua ranah yang berbeda. Perusahaan berupaya menggabungkan dunia digital atau fantasi dengan kehidupan nyata melalui produk dan layanan yang dapat dinikmati penggemar.

“Kemudian salah satu ideal kami adalah menggabungkan dua dunia, yang tadi ya dunia dari digital atau dunia yang mungkin bisa kita bilang dunia fantasi ya, dengan dunia yang memang asli, yang nyata,” katanya.

Saat ini, TPC masih menghadirkan produk yang berbasis digital sekaligus fisik. Namun, perusahaan menyatakan siap menyesuaikan diri apabila tren di masa mendatang berubah dan menggeser minat konsumen ke bentuk pengalaman atau produk lain.

Utsunomiya menegaskan, fleksibilitas menjadi bagian dari cara perusahaan menghadapi perubahan tersebut. Dengan tetap bertumpu pada video gim dan mengembangkan produk di berbagai sektor, TPC mempertahankan hubungan antara Pokémon, teknologi digital, serta barang fisik yang hadir dalam kehidupan penggemarnya.

Source link