Berita  

Bantuan Kementerian Pariwisata pulihkan Desa Adat Sade di Lombok Tengah

Kementerian Pariwisata Berikan Dukungan Pemulihan Desa Adat Sade

Kementerian Pariwisata siap membantu pemulihan Desa Adat Sade di Desa Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat setelah mengalami kerusakan akibat kebakaran. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, meninjau langsung Desa Adat Sade dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Mengupayakan Rekonstruksi Desa Adat Sade

Upaya pemulihan Desa Adat Sade melibatkan Kementerian Pariwisata, poltekpar, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kementerian Pariwisata akan memberikan dukungan untuk memulihkan ekosistem pariwisata di Desa Adat Sade serta meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan data terbaru, kebakaran tersebut berdampak pada 189 kepala keluarga dan 320 pelaku pariwisata. Infrastruktur yang rusak akibat kebakaran, seperti bangunan rumah adat, toko seni, dan fasilitas umum lainnya, juga perlu mendapatkan perhatian serius.

Langkah-Langkah Pemulihan Jangka Pendek dan Panjang

Untuk pemulihan jangka pendek, Kementerian Pariwisata menyediakan dapur umum dan dukungan pemulihan trauma bagi warga terdampak kebakaran. Bimbingan teknis juga akan diadakan secara berkala untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait prosedur tanggap darurat dan evakuasi. Selain itu, bantuan modal kerja dan alat tenun akan diberikan sebagai upaya mendukung kegiatan ekonomi warga.

Dalam jangka panjang, rencana induk rekonstruksi Desa Adat Sade akan melibatkan kementerian terkait, pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat adat. Pembangunan sistem proteksi kebakaran, sarana sanitasi, dan pengelolaan sampah juga akan diperhatikan dalam upaya rekonstruksi.

Kementerian Pariwisata juga memberikan bantuan alat tenun untuk mendukung kegiatan usaha warga dan berencana membangun museum sementara serta masjid di Desa Adat Sade. Hal ini tidak hanya untuk mengembalikan kondisi desa seperti semula, tetapi juga untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat setempat.

Source link