Berita  

Tim Penyelamat China Tangani Banjir dan Longsor di Tibet

Presiden China Kirim Tim Penyelamat ke Tibet untuk Menangani Bencana Banjir Bandang dan Longsor

Presiden China, Xi Jinping, telah mengirim pejabat dan tim penyelamat ke Kabupaten Gyirong, Kota Shigatse, Tibet, untuk menangani bencana banjir bandang dan longsor lumpur yang telah merenggut tiga nyawa dan melaporkan 265 orang hilang.

Penanganan Darurat

Presiden Xi Jinping memerintahkan Wakil Perdana Menteri Zhang Guoqing untuk memimpin instansi terkait dalam operasi penanganan bencana banjir bandang dan longsor lumpur di daerah tersebut. Banjir bandang yang terjadi pada Rabu (26/8) telah menimbulkan kekacauan di perbatasan China dan Nepal, dengan tiga kematian dan 265 orang hilang.

Perdana Menteri Li Qiang juga ikut meminta verifikasi segera terhadap jumlah korban hilang dan warga yang terdampak, serta memberikan instruksi untuk melakukan operasi penyelamatan dengan cara yang ilmiah untuk memastikan keselamatan warga.

Bantuan dan Dukungan

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China telah mengalokasikan dana sebesar 100 juta RMB untuk mendukung pemulihan darurat pasca bencana aliran lumpur di daerah tersebut. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan kembali infrastruktur dan mendukung masyarakat yang terdampak.

Dana bantuan bencana alam sebesar 120 juta yuan juga disalurkan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Manajemen Darurat untuk membantu operasi penyelamatan darurat dan mendukung masyarakat yang terdampak bencana.

Selain itu, pasukan penyelamatan dari berbagai kekuatan, termasuk Pasukan Penyelamatan Kebakaran Komprehensif Nasional, China Anneng, dan PowerChina, telah dikerahkan ke lokasi bencana dengan perlengkapan penyelamatan.

Kementerian Nasional Pencegahan, Pengurangan, dan Penanggulangan Bencana juga telah mengaktifkan respons darurat bantuan bencana nasional tingkat II, serta mengalokasikan 30.000 unit barang bantuan untuk mendukung evakuasi dan penempatan masyarakat yang terdampak.

Source link