Pembangunan Saluran Irigasi Oplah di Desa Bulupayung Cilacap
Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menjadi salah satu desa yang menerima Program Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Program tersebut berupa pembangunan saluran irigasi yang saat ini sedang dikerjakan oleh petani setempat.
Petani Merasa Terbantu dengan Program Oplah
Pembangunan saluran irigasi ini dilakukan oleh Kelompok Tani Sri Pakuran Mulya yang dipimpin oleh Watiman. Menurut Watiman, pembangunan ini sangat bermanfaat untuk wilayah pertanian di Desa Bulupayung yang mayoritas lahan sawahnya adalah non rawa. Proses pembangunan saluran irigasi ini berjalan lancar tanpa kendala dan dapat membantu distribusi air ke sawah, serta mengatasi masalah kekeringan di daerah tersebut.
Watiman menyampaikan rasa terima kasihnya atas program ini dan berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Bulupayung. Dengan terbangunnya saluran irigasi baru ini, diharapkan wilayah pesawahan seluas 25 hektare dapat terairi dengan baik sehingga panen pertanian dapat lebih optimal.
Program Oplah Didanai APBN
Program Oplah ini didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 115.000.000. Pembangunan saluran irigasi dilakukan secara swakelola oleh petani setempat. Watiman berharap program ini dapat berkelanjutan untuk memberikan dampak positif yang lebih besar pada hasil pertanian di Desa Bulupayung ke depan.
Kesejahteraan petani sangat bergantung pada hasil pertanian, dan dengan terciptanya saluran irigasi yang baik, diharapkan petani bisa meningkatkan jumlah panen menjadi tiga kali setahun dari yang awalnya hanya dua kali. Selain itu, keberlanjutan program ini akan memberikan manfaat maksimal bagi petani setempat.
Dengan upaya pembangunan ini, diharapkan wilayah pertanian di Desa Bulupayung semakin maju dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertanian di Cilacap.


















