Dugaan Keracunan MBG Terjadi di Ngawi, 7 Siswa Jadi Korban
Tujuh siswa dari SMK Parmadi Siwi 2 Ngrambe, Kabupaten Ngawi, dilarikan ke klinik Pratama Aisyiyah Sine setelah mengalami mual, muntah, dan pusing diduga akibat keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Siswa Alami Gejala Keracunan
Fahri Bagas, seorang siswa kelas 10 dari SMK tersebut, mengungkapkan bahwa setelah menyantap MBG tersebut, sekitar pukul 09.00 WIB, ia bersama teman-teman sekelasnya mengeluhkan sakit perut hingga ada yang muntah. Dugaan Awal mereka menunjukkan bahwa lauk ayam pada menu MBG adalah yang menyebabkan insiden ini.
Kepala klinik Pratama Aisyiyah Sine, Rhea Aulia, menjelaskan bahwa setelah menerima para siswa yang mengeluhkan gejala keracunan, kesehatan mereka dalam keadaan stabil. Mereka diberikan penanganan awal berupa suntikan dan obat, serta kemudian diperbolehkan pulang untuk melakukan pengobatan rawat jalan.
Klarifikasi Pihak Terkait
PIC SPPG Ngrambe Ngawi, Udin Amirudin, yang bertanggung jawab terhadap dapur MBG, mendampingi siswa-siswa selama perawatan di klinik. Pihaknya berusaha memastikan apakah keluhan yang dialami siswa-siswa tersebut bersumber dari MBG atau faktor lain.
Udin menegaskan bahwa mereka tetap akan menunggu hasil diagnosis resmi dari klinik untuk memastikan penyebab pasti dari dugaan keracunan yang dialami oleh siswa-siswa tersebut.
Hingga saat ini, polisi telah mengambil sampel sisa makanan dan muntahan untuk diuji di laboratorium guna mengetahui apakah benar siswa yang dirawat mengalami keracunan dari MBG atau dari faktor lain. Semua pihak masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

















