Pondok Pesantren Lirboyo Siap Menjadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35
Tim survei dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan penilaian positif terhadap kesiapan Pondok Pesantren Lirboyo di Kota Kediri, Jawa Timur, untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU setelah melakukan peninjauan sarana dan prasarana yang ada.
Lirboyo Siap Menyelenggarakan Muktamar ke-35 NU
Anggota tim survei PBNU, K.H. Muhibul Aman Aly, menyatakan bahwa Lirboyo sangat siap untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Semua kebutuhan dan fasilitas yang diperlukan untuk acara tersebut sudah terpenuhi dengan baik.
Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, Kiai Abdul Mu’id Shohib, mengatakan bahwa pihaknya telah menunjukkan kesiapan penyelenggaraan Muktamar NU kepada tim survei PBNU. Selain fasilitas transportasi yang mudah diakses, Lirboyo juga telah menyediakan area parkir, ruang sidang, akomodasi di sekitar pesantren dan hotel, sistem keamanan berbasis CCTV, serta layanan kesehatan dari Rumah Sakit Umum Lirboyo dan rumah sakit lainnya di sekitar.
Dukungan Penuh dari Pondok Pesantren Lirboyo
Pondok Pesantren Lirboyo berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh jika ditunjuk sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Mereka berharap acara tersebut dapat berjalan lancar, tertib, aman, dan khidmat.
Abdul Mu’id menjelaskan bahwa tim survei PBNU yang melakukan peninjauan terdiri dari beberapa tokoh penting di tubuh NU. Kunjungan mereka merupakan bagian dari proses penilaian kesiapan lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.
Ketua PWNU Jawa Timur, Gus Kikin, menyatakan dukungannya agar Muktamar ke-35 NU diselenggarakan di DKI Jakarta. Ini didasarkan pada pertimbangan kemudahan transportasi, infrastruktur yang mendukung, serta fasilitas yang memadai.


















