Teknologi Kecantikan Berpeluang Gaet Wisatawan ke Bali
Di tengah perkembangan teknologi kecantikan, praktisi kesehatan seperti dr. Jesslyn Amelia, Sp.DVE melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Bali. Menurutnya, teknologi-teknologi terbaru dalam dunia kecantikan dapat menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.
Teknologi XERF Merupakan Salah Satu Inovasi Terbaru yang Hadir di Bali
Jesslyn menyoroti teknologi XERF, mesin dengan multi-frekuensi monopolar radio frekuensi dari Amerika-Korea Selatan. Mesin estetika ini menawarkan pengencangan kulit non-invasif serta perbaikan kualitas kulit secara menyeluruh, mulai dari lapisan permukaan hingga yang terdalam.
Alasan banyak wisatawan tertarik pada perawatan kecantikan ini adalah karena di Bali, terutama pada wanita dewasa, banyak yang mengalami masalah flek hitam dan kulit kendur akibat faktor usia dan iklim. Dengan teknologi XERF, perawatan anti-penuaan dapat dilakukan tanpa suntikan, tanpa masa pemulihan yang lama, dan tanpa mengganggu aktivitas dinamis orang-orang di Bali.
XERF: Investasi Bernilai untuk Pasar Estetika yang Terus Berkembang
Vice President of idsMED Aesthetics Indonesia, Andy Raharja, menambahkan bahwa nilai investasi untuk teknologi kecantikan seperti XERF menjanjikan pertumbuhan pasar estetika sebesar 15% setiap tahunnya. Dengan kehadiran inovasi global ini di Bali, diharapkan dapat menjangkau tidak hanya wisatawan mancanegara, tetapi juga masyarakat lokal dan domestik yang membutuhkan perawatan khusus di Pulau Dewata.
Menariknya, Miss Universe Indonesia 2025, Sanly Liu, juga telah mencoba teknologi XERF di Bali. Pengalaman positifnya menunjukkan potensi besar teknologi ini dalam memberikan solusi perawatan kecantikan yang efektif dan nyaman bagi banyak orang, terutama di destinasi wisata populer seperti Bali.


















