Keluarga Korban Pertanyakan Penyebab Luka Berat Yohanes Naiheli
Kejanggalan dalam kasus Yohanes Naiheli (30), warga Desa Fatuoin, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terungkap saat keluarga korban mempertanyakan penyebab luka berat yang dialami Yohanes setelah peristiwa di Ekavalo, Desa Oinbit, Januari 2026 lalu.
Lusia Bimanu, istri korban, bersama keluarga merasa heran dengan kondisi Yohanes yang mengalami cedera serius. Patah tulang di tangan kiri dan luka di bagian kepala menjadi fokus utama kejanggalan tersebut. Kondisi korban tidak sejalan dengan kecelakaan lalu lintas biasa.
Pakaian Tidak Menunjukkan Tanda-tanda Kecelakaan
Menurut Lusia, saat melihat suaminya di klinik setelah kejadian, tidak terlihat tanda-tanda kecelakaan lalu lintas pada pakaian korban. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar bagi keluarga karena luka hanya terdapat di beberapa bagian tubuh, seperti kepala, wajah, dan tangan kiri.
Penyidik Polres TTU masih intensif memeriksa kasus ini. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik dugaan penganiayaan brutal terhadap Yohanes. Meskipun terdapat kemungkinan keterlibatan kecelakaan lalu lintas, namun kronologi kejadian harus dipastikan secara jelas.
Penyelidikan Masih Berlangsung, Kronologi Peristiwa Belum Dikonfirmasi
Kasi Humas Polres TTU, AKP Anselmus Pera, menyatakan bahwa pemeriksaan saksi dan identifikasi pelaku masih terus dilakukan. Kronologi pasti peristiwa tersebut belum dapat disimpulkan apakah sebagai tindak pidana penganiayaan, kecelakaan lalu lintas, atau kemungkinan lainnya.

















