Bahaya Screen Time Berlebihan pada Anak: Perluwaspadai!

Bahaya Screen Time Berlebihan pada Anak: Orangtua Perlu Waspada

Penggunaan gadget dan perangkat digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari anak-anak. Namun, seiring dengan manfaatnya, penggunaan yang berlebihan dapat membawa risiko kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius dari para orang tua.

Anjuran American Academy of Pediatrics (AAP)

Melansir dari American Academy of Pediatrics (AAP), anak-anak berusia di bawah 2 tahun sebaiknya tidak terpapar media digital. Sementara itu, bagi anak-anak yang lebih besar, disarankan untuk membatasi waktu layar hingga satu hingga dua jam per hari. Saran ini diberikan mengingat dampak negatif dari penggunaan layar yang berlebihan terhadap fisik, mental, dan sosial anak.

Julie Cullen, seorang fisioterapis anak yang memimpin penelitian berjudul “Impact of Digital Technologies on Health and Wellbeing of Children and Adolescents: A Narrative Review” yang dipublikasikan dalam New Zealand Journal of Physiotherapy, menekankan bahwa penggunaan teknologi digital dalam frekuensi dan durasi yang tinggi dapat membawa risiko serius terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak.

Dampak Negatif Penggunaan Gadget Berlebihan

Berbagai risiko dapat muncul jika anak-anak terlalu lama menggunakan gadget atau perangkat elektronik. Antara lain:

  1. Meningkatkan risiko obesitas karena kurangnya aktivitas fisik.
  2. Mengganggu pola tidur dan kualitas tidur anak.
  3. Memicu masalah perilaku dan konsentrasi.
  4. Menurunkan prestasi akademik.
  5. Meningkatkan paparan konten kekerasan yang dapat memengaruhi perilaku anak.
  6. Mengurangi waktu bermain aktif dan kreatif.

Untuk mengurangi screen time, orang tua disarankan untuk menetapkan aturan penggunaan gadget, membatasi waktu layar, mengawasi konten yang dikonsumsi anak, serta mendorong anak untuk bermain secara aktif di luar ruangan. Dengan pendekatan yang tepat, orang tua dapat membantu anak-anak memanfaatkan teknologi secara sehat tanpa membahayakan kesehatan dan perkembangan mereka.

Source link