Empat ABK Korban Gas Beracun dalam Evakuasi Tim SAR di Barito Kuala
Tim SAR gabungan di Banjarmasin telah berhasil mengevakuasi empat anak buah kapal (ABK) yang meninggal diduga akibat paparan gas beracun di TB Samudra Jaya 1. Kejadian tragis ini terjadi di perairan Sungai Tunjang, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Evakuasi Berakhir dengan Kematian ABK
Kepala Operasi Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengungkapkan bahwa evakuasi dilakukan setelah menerima laporan dari Ditpolair Polda Kalimantan Selatan. Empat kru kapal terjebak di dalam manhole kapal, dan proses evakuasi tidak mudah.
Tim SAR tiba di lokasi dan segera menyusun rencana evakuasi. Dengan keterbatasan ruang dan potensi gas berbahaya, evakuasi dilakukan dengan hati-hati menggunakan peralatan khusus. Sayangnya, satu per satu korban dievakuasi dalam keadaan tidak selamat.
Seluruh ABK Dievakuasi dan Tantangan Evakuasi
Empat ABK korban gas beracun dievakuasi dengan menggunakan peralatan keselamatan seperti SCBA dan gas detector. Proses evakuasi dimulai pada malam hari dan berakhir setelah seluruh korban dievakuasi.
Operasi evakuasi tidak mudah karena kondisi ruang sempit dan paparan gas berbahaya. Namun, tim SAR tetap berkomitmen untuk menyelesaikan evakuasi dengan prosedur keselamatan yang ketat.
Putu menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja di sektor pelayaran dan perkapalan. Dia juga mengingatkan akan pentingnya perlindungan dan pencegahan saat bekerja di ruang terbatas yang berpotensi berbahaya.


















