Komunitas Pecinta Satwa Surabaya Berperan Aktif dalam Edukasi dan Aksi Sosial
Pentingnya tanggung jawab memelihara hewan semakin disadari oleh masyarakat Surabaya berkat kegiatan edukasi dan aksi sosial yang digelar oleh Founder Komunitas PAW The Gank, Lulu Soegito, dan Founder Griya Satwa Surabaya, Djati Purnamawati. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan perlunya peduli terhadap hewan terlantar.
Penyadaran Lewat Kisah Anjing Jalanan Hamil
Cerita dimulai dari penyelamatan seekor anjing jalanan yang ternyata sedang hamil. Anjing tersebut kemudian menjalani perawatan medis intensif dan melahirkan enam anak anjing. Lahirnya anak anjing tersebut menjadi inspirasi bagi kegiatan perayaan yang diisi dengan edukasi publik.
Dalam kegiatan tersebut, Lulu menginisiasi program sterilisasi gratis bagi hewan terlantar dengan harapan dapat menekan populasi hewan yang tidak terurus. Selain itu, berbagai aktivitas interaktif juga diadakan untuk mengedukasi masyarakat sekitar.
Rumah Singgah untuk Hewan Terlantar
Djati menjelaskan bahwa shelter yang dikelolanya berfungsi sebagai rumah singgah sementara bagi hewan yang membutuhkan pertolongan. Setelah mendapatkan perawatan, hewan tersebut kemudian diupayakan untuk diadopsi agar memiliki keluarga yang peduli.
Selain kegiatan penyelamatan dan sterilisasi, komunitas ini juga aktif dalam berbagi pakan gratis dan menjual perlengkapan hewan untuk mendukung kebutuhan shelter. Semua kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab masyarakat dalam memelihara hewan.
Kesadaran akan pentingnya menjaga kesejahteraan hewan semakin ditekankan melalui keterlibatan langsung masyarakat dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas pecinta satwa Surabaya. Ini menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap makhluk hidup tak berbicara.

















