Berita  

Koordinasi Danantara dengan KAI untuk Evakuasi Kecelakaan KA

Nantara Indonesia Tegaskan Prioritas Evakuasi dan Penanganan Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

Jakarta – Danantara Indonesia memastikan terus berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam proses evakuasi dan penanganan atas kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan langkah itu dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan pertolongan pertama bagi semua pihak yang terdampak. “Kami akan terus memberikan informasi terbaru secara berkala seiring perkembangan situasi,” kata Rosan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4) dini hari.

Reaksi Danantara Indonesia

Rosan turut menyampaikan duka dan keprihatinan atas kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. KAI telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut yang mengganggu layanan kereta api dan menyatakan fokus pada evakuasi penumpang.

KAI Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan telah terjadi gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB. Gangguan tersebut diakibatkan oleh insiden tertabraknya KRL Commuter Line oleh kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek, yang berdampak pada operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut.

Tindakan Pencegahan

Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan. KAI menghentikan sementara seluruh perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Jakarta sebagai dampak dari insiden tersebut.

Danantara Indonesia bersama KAI terus bekerja sama dalam proses evakuasi dan penanganan kondisi di Stasiun Bekasi Timur. Semua pihak berharap agar kecelakaan ini dapat ditangani dengan cepat dan adanya prioritas utama terhadap keselamatan semua pihak yang terlibat.

Source link