Sejumlah legenda sepak bola asal Banyuwangi memberikan masukan kepada manajemen tim Persewangi dalam sebuah diskusi yang bertajuk “90 Menit Banyuwangi”. Diskusi ini diadakan di Hedon Cafe pada Sabtu malam, tanggal 25 April 2026. Mereka menyoroti pentingnya komposisi pemain lokal di tim Persewangi untuk musim kompetisi Liga 4 2025/2026.
Dalam diskusi tersebut, pelatih sepak bola Bagong Iswahyudi menekankan perlunya memberikan kesempatan lebih luas bagi talenta sepak bola asal Banyuwangi. Menurutnya, banyak pemain muda berbakat dari daerah tersebut terpaksa mencari klub di luar daerah karena kurangnya kesempatan di Persewangi. Bagong mengingatkan bahwa Persewangi seharusnya menjadi tempat bagi talenta lokal untuk berkembang.
Imam Hambali, mantan Kapten Timnas era 90-an, juga menyoroti pentingnya karakter dan rasa memiliki dalam sebuah tim. Ia mengatakan jika tim diisi oleh pemain lokal, semangat untuk membela daerah biasanya lebih tinggi. Hambali juga menyatakan bahwa jika kualitas pemain dari luar daerah lebih baik dari pemain lokal, tidak menjadi masalah, namun jika setara, pemain lokal sebaiknya diprioritaskan.
Diskusi ini turut dihadiri oleh perwakilan suporter, pecinta sepak bola, serta pemilik klub Baruna Nusantara, Hariyono, dan juga mantan pemain Persewangi, Rahmat Latief, melalui konferensi video. Mereka semua berharap agar manajemen Persewangi dapat mempertimbangkan masukan dan memprioritaskan pemain lokal dalam komposisi tim.


















