Ganda putra bulu tangkis Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, menggunakan pertandingan pembuka Grup D Piala Thomas 2026 melawan Aljazair sebagai kesempatan untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan. Di Forum Horsens, Denmark, mereka berhasil mengalahkan Mohamed Abderrahime Belarbi/Koceila Mammeri dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-8. Fajar mengatakan bahwa mereka harus menyesuaikan diri dengan kecepatan shuttlecock yang tinggi di lapangan tersebut, sehingga harus bermain lebih agresif dalam menyerang untuk menghindari tekanan dari lawan. Sementara itu, Fikri menyatakan kebahagiannya bisa kembali berpartisipasi dalam Piala Thomas setelah sebelumnya berpasangan dengan Bagas Maulana. Kemenangan Fajar/Fikri melengkapi dominasi Indonesia yang sebelumnya telah meraih tiga poin dari sektor tunggal melalui Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting. Proses adaptasi lapangan menjadi kunci penting bagi pasangan Fajar/Fikri untuk memastikan kemenangan dalam pertandingan tersebut.
Laga Fajar/Fikri Adaptasi Lawan Aljazair: Strategi SEO Terbaik
Read Also
Recommendation for You

Daerah dinilai perlu menjadikan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai dasar untuk menetapkan prioritas pembangunan,…

Juventus memuncaki klasemen sementara fase liga Liga Europa 2026/27 setelah membalikkan keadaan dan menang 2-1…

PT Waskita Beton Precast Tbk membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,08 triliun hingga Triwulan III 2026….

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong pemerintah daerah memperkuat penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) sebagai…














