Berita  

Bulog Memperkuat Peran Sebagai Penyerap Hasil Produksi Pangan

Perum Bulog memegang peran penting sebagai penyerap hasil produksi dalam sistem pangan nasional, berkomitmen dalam penyerapan, pengolahan, dan distribusi hasil produksi pertanian. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung tugas dari pemerintah terkait penguatan sektor pangan. Seiring dengan kebijakan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026, Menteri Pertanian dapat menugaskan BUMN di sektor pertanian, agroindustri, dan logistik pangan. Meskipun demikian, Bulog tetap menjalankan perannya sebagai penyerap hasil produksi pangan strategis untuk distribusi kepada masyarakat Indonesia. Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Bulog bertanggung jawab atas penyerapan komoditas seperti padi, jagung, dan kedelai. Melalui fungsi stabilisasi, Bulog mengelola Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk menjaga ketersediaan dan harga beras di pasar. Target penguatan cadangan beras pemerintah hingga 4 juta ton guna mendukung stabilitas pangan nasional. Bulog juga mendukung kebijakan pemerintah melalui subsidi bunga 2 persen untuk mencapai target penyerapan 4 juta ton beras. Hingga pertengahan April 2026, realisasi penyerapan beras Bulog mencapai sekitar 1,9 juta ton dari target 4 juta ton, dengan stok beras sekitar 4,7 juta ton. Bulog akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui penyerapan dan distribusi logistik.

Source link