Pemerintah perlu mempertimbangkan pengembangan destinasi alternatif di Labuan Bajo, NTT, untuk mengatasi over tourism. Menurut Dewan Pakar Bidang Pariwisata dari BA Center, Taufan Rahmadi, penting untuk membangun ekosistem pariwisata yang utuh melalui aksesibilitas yang baik dan kurasi produk wisata berbasis lokal. Selain itu, sumber daya manusia dan pengembangan pelaku lokal juga perlu diperhatikan.
Labuan Bajo dan Flores memiliki potensi pariwisata yang kuat dengan beragam atraksi seperti budaya, desa wisata, dan kegiatan wisata minat khusus. Untuk mencegah over tourism di Taman Nasional Komodo, distribusi wisatawan perlu diatur secara merata dengan sistem manajemen kunjungan terintegrasi. Adanya strategi tarif yang adaptif juga dapat membantu mengatur permintaan tanpa harus memberlakukan batasan yang kaku.
Pemerintah juga diharapkan meningkatkan edukasi terhadap wisatawan tentang keberlanjutan lingkungan. Kebijakan pariwisata di Labuan Bajo harus didasarkan pada manajemen stakeholder yang cerdas, adil, dan berkelanjutan. Menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat juga harus menjadi fokus dalam pengembangan destinasi pariwisata di daerah tersebut.


















