Polres Metro Jakarta Barat (Polrestro Jakbar) sedang gencar melakukan patroli ke rumah-rumah yang ditinggal mudik oleh penghuninya untuk mengantisipasi terjadinya pencurian selama masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026. Pejabat Sementara (PS) Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Dr. Eko Adi Setiawan, menyampaikan bahwa patroli dilakukan secara intensif dan berkesinambungan, baik pada siang maupun malam hari, terutama di jam-jam rawan terjadinya gangguan keamanan. Kegiatan patroli ini dilaksanakan secara rutin dan menyasar permukiman warga yang ditinggal mudik untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan, demi memberikan rasa aman kepada masyarakat saat merayakan Lebaran.
Personel Polres Metro Jakarta Barat menyisir kawasan perumahan, gang permukiman, dan titik-titik yang dianggap rawan, sambil memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan saling menjaga lingkungan. Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat yang sedang merayakan Idul Fitri di kampung halaman dapat merasa lebih tenang karena rumah yang ditinggalkan tetap dalam pengawasan aparat kepolisian. Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyarankan warga Jakarta yang akan mudik saat Lebaran untuk melapor kepada pengurus RT dan RW sebelum meninggalkan rumah, guna mencegah potensi tindak kejahatan seperti pencurian pada rumah yang ditinggalkan pemiliknya.
Pramono menjelaskan bahwa pelaporan kepada RT dan RW sangat penting agar lingkungan sekitar bisa mengetahui kondisi rumah warga yang ditinggalkan selama mudik. Langkah-langkah preventif seperti ini merupakan upaya dari pihak berwenang untuk memastikan keamanan selama musim liburan Lebaran. Dengan demikian, kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat menjaga ketertiban dan keamanan selama merayakan Hari Raya Idul Fitri.


















