Pada malam takbiran di wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, suasana tegang terjadi saat dua kelompok pemuda dan warga terlibat bentrokan selama pawai takbir keliling. Peristiwa ini berawal ketika dua kelompok dari Desa Sukun dan Tebuwung melakukan pawai takbir keliling untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Bentrokan terjadi di perempatan Desa Mentaras Sukodono ketika kedua kelompok bertemu dan saling lempar obor.
Menanggapi insiden tersebut, Kanit Reskrim Polsek Dukun, Aiptu Moh Maksum telah mengonfirmasi kejadian tersebut. Berkat intervensi pihak kepolisian, situasi yang semula tegang pun dapat menjadi kondusif. Kapolsek Dukun, AKP Slamet Priyono juga memastikan bahwa mediasi telah dilakukan bersama kepala desa dan pihak terkait untuk meredakan tensi antara kedua kelompok.
Pihak kepolisian saat ini juga memberikan pendampingan kepada dua orang yang mengalami luka akibat bentrokan tersebut. Kedua individu tersebut telah dilarikan ke Puskesmas Dukun karena mengalami luka ringan. Dengan demikian, situasi yang semula panas kini telah kembali kondusif berkat intervensi pihak kepolisian dan mediasi yang dilakukan oleh kepala desa dan pihak terkait.


















