Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mendorong generasi muda untuk turut serta dalam pembangunan ruang ekonomi kreatif dan pariwisata di daerahnya. Menurutnya, kontribusi komunitas di Trenggalek, terutama di Desa Wonocoyo yang akan mengikuti lomba desa tingkat ASEAN, sangat berarti. Bupati Mas Ipin juga menyatakan bahwa pemerintah daerah sedang berupaya memperkuat peran generasi muda dengan membentuk Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai instansi independen. Tujuannya adalah agar anak muda bisa lebih aktif mengisi berbagai peluang pembangunan yang telah disiapkan oleh pemerintah.
Selain itu, pemerintah Trenggalek juga berencana untuk menarik talenta kreatif dengan mengembangkan konsep slow living dan digital nomad, terutama di kawasan wisata pantai seperti Pantai Prigi. Upaya ini termasuk peningkatan fasilitas di kawasan tersebut, termasuk rencana untuk menyediakan internet berkecepatan tinggi. Melalui skema akomodasi jangka panjang, seperti paket menginap di hotel kawasan Prigi, digadang-gadang akan menarik para pekerja digital untuk tinggal dan berkarya di Trenggalek.
Pemerintah juga berupaya untuk meningkatkan jumlah wisatawan dengan mempercantik dan memperbaiki destinasi wisata yang ada. Selain itu, berbagai usulan masyarakat akan diarahkan menjadi program yang produktif. Misalnya, kelompok seni pemberdayaan akan diberikan dukungan anggaran dengan syarat mereka tampil di kawasan wisata pada waktu-waktu ramai pengunjung. Program literasi digital juga diarahkan pada sektor ekonomi, seperti keuangan digital dan e-commerce, serta disiapkan fasilitas studio untuk kegiatan liveselling di Pasar Pon.
Dengan berbagai inisiatif pembangunan ini, Bupati Trenggalek berharap dapat mendorong ekonomi lokal dan memberikan peluang bagi generasi muda untuk berkarya dan berinvestasi di daerah tersebut.


















