Makelar Akhirat Bondowoso: Yusdeny Berjuang Demi Keselamatan Warga

Sejumlah relawan di Bondowoso turun langsung memperbaiki jalan berlubang yang tak kunjung tertangani. Mereka melakukan penambalan kerusakan jalan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan. Aksi ini juga menjadi kritik sosial terhadap lambannya penanganan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan masyarakat. Komunitas Makelar Akhirat Bondowoso, yang didirikan oleh Yusdeny Lanasakti, menjelaskan bahwa gerakan relawan tersebut tidak bermaksud untuk mengambil alih tugas pemerintah. Mereka ingin menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang dianggap membahayakan. Menurut Yusdeny, aksi ini murni dilandasi oleh semangat kemanusiaan, dengan harapan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan bagi masyarakat.

Gerakan ini juga bertujuan untuk membangkitkan solidaritas warga dan tidak selalu bergantung pada pemerintah. Para relawan telah melakukan penambalan di beberapa ruas jalan yang dianggap rawan kecelakaan, seperti di Jalan Cokroaminoto, Jalan MT Haryono, kawasan Sekarputih, hingga Jalan Kartini. Mereka juga berencana memperluas kegiatan mereka ke wilayah Pelindungan menuju Poncer untuk menghubungkan jalur alternatif menuju Tamanan.

Meski mendapat dukungan luas dari masyarakat, Yusdeny menyadari bahwa ada perbedaan pandangan terhadap aksi tersebut. Beberapa menganggapnya sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah, sementara yang lain melihatnya sebagai aksi sosial biasa. Namun, Yusdeny menegaskan bahwa tujuan dari gerakan ini adalah murni kemanusiaan tanpa ada kepentingan politik di dalamnya.

Gerakan ini sepenuhnya bergantung pada donasi masyarakat. Selama ada dukungan dana, para relawan akan terus membeli aspal untuk menutup lubang jalan yang membahayakan. Namun, jika donasi tidak tersedia, kegiatan ini terpaksa dihentikan sementara. Selain aktivitas penambalan jalan, Komunitas Makelar Akhirat juga menjalankan berbagai kegiatan sosial lainnya seperti membantu fakir miskin dan menggelar kegiatan doa bersama untuk masyarakat. Dengan transparansi yang dijaga, mereka membuka rekening donasi khusus bagi warga yang ingin mendukung program perbaikan jalan.

Proses perbaikan jalan ini juga mengalami perkembangan, di mana relawan terus memperbaiki metode pengerjaan agar hasilnya lebih tahan lama. Mereka menggunakan jenis aspal cold mix yang dinilai lebih praktis untuk menutup lubang jalan berskala kecil. Sementara kepala Dinas BSBK Bondowoso, Ansori, menjelaskan bahwa perbaikan jalan oleh pemerintah tidak bisa dilakukan instan karena harus melalui proses perencanaan yang matang. Proses ini dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai standar kualitas yang dibutuhkan masyarakat.

Source link