Angkasa Pura (AP) Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menghentikan sementara penerbangan pesawat carter umrah ke Arab Saudi karena konflik di Timur Tengah. Meskipun demikian, AP Indonesia Cabang BIM tetap melayani kepulangan atau evakuasi jamaah umrah asal Provinsi Sumatera Barat yang masih berada di Jeddah, Arab Saudi. Pada tanggal 5 dan 8 Maret 2025, AP berhasil memulangkan sejumlah jamaah umrah.
Untuk kedatangan jamaah umrah pada 8 Maret 2026, AP mencatat bahwa jamaah tersebut berasal dari berbagai wilayah seperti Sumatera Barat, Batam, Kepulauan Riau, dan Jawa Tengah. Selanjutnya, AP akan mengoordinasikan keberangkatan jamaah umrah yang direncanakan pada 23 Maret 2026 dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan penerbangan. Konflik di Timur Tengah juga berdampak pada layanan penerbangan internasional, terutama untuk jamaah umrah asal Ranah Minang.
Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat menegaskan bahwa negara akan melindungi jamaah umrah yang mengalami kesulitan pulang akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Pemerintah Indonesia memiliki perwakilan di Arab Saudi yang bertugas melindungi setiap jamaah umrah saat terjadi masalah di sana. Hal ini sebagai upaya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para jamaah selama di luar negeri.

















