Pemulihan Trauma Ibu Korban dan Pelaku Pembunuhan: Peran Polisi

Polres Metro Jakarta Utara memberikan trauma healing kepada ibu korban dan pelaku pembunuhan MAR (22) dan MAH (16) untuk membantu mereka mengatasi kejadian traumatis. Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri Arsin, mengungkapkan bahwa sang ibu masih histeris, oleh karena itu mereka memberikan pemulihan trauma dengan hipnoterapi. Tim pelayanan trauma healing Polres Metro Jakarta Utara turut memberikan pendampingan kepada ibu tersebut sesuai arahan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz. Selain itu, ibu korban juga diberikan kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya terkait peristiwa yang menimpa anaknya.

Selain itu, Sri juga mencatat bahwa komunikasi antara kedua saudara tersebut tidak baik, dimana jika salah satu ingin berbicara dengan yang lain, harus melalui ibunya. Jajaran Polres Metro Jakarta Utara juga telah mengungkap kronologi kasus ini dimana MAH (16) diduga memukul kakaknya MAR (22) hingga tewas. Pelaku melakukan aksi nekat ini karena diduga adanya masalah keluarga dan rasa cemburu terhadap kakaknya yang mendapatkan perhatian lebih dari ibu mereka.

Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib. Semua informasi yang disajikan merupakan hasil laporan dari Polres Metro Jakarta Utara dan upaya mereka dalam memberikan bantuan serta pemulihan bagi keluarga yang terdampak kasus ini. Sesuai dengan pedoman journalism dan etika, perlu diingat bahwa informasi ini hanya bersifat berita dan tidak dimaksudkan untuk menggiring opini publik. Semoga kasus ini dapat diselesaikan dengan seadil-adilnya demi keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Source link