Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) telah mengumumkan bahwa integrasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dan Fuel Terminal Tanjung Batu di Balikpapan, Kalimantan Timur, telah berhasil meningkatkan efisiensi dan ketahanan energi. Pengiriman bahan bakar minyak (BBM) dari Kilang Pertamina Balikpapan kini telah beralih dari metode bongkar muat kapal ke kapal di tengah laut (ship to ship/STS) menjadi pengiriman melalui pipa submarine menuju FT Tanjung Batu untuk didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia. Perubahan ini telah membuat distribusi BBM menjadi lebih efisien dan terpadu dari kilang ke terminal penerima. Menurut anggota Komite BPH Migas, transformasi ini akan berdampak positif pada efisiensi pengiriman BBM dan mendukung kesiapan Kilang Balikpapan dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 2026. Selain itu, keberadaan FT Tanjung Batu dijelaskan sebagai bagian penting dari RDMP Balikpapan, yang diresmikan oleh Presiden RI. Harapan kedepannya adalah agar pembangunan jaringan pipa Tanjung Batu-Samarinda dan Fuel Terminal Palaran dapat berjalan sesuai jadwal, sehingga distribusi BBM dari Tanjung Batu bisa berlangsung lancar. Selain itu, pada tanggal 27 Februari 2026, BPH Migas melakukan peninjauan terhadap progres RDMP Balikpapan yang memasuki tahapan start up unit residual fluid catalytic cracking (RFCC) untuk menghasilkan produk BBM bernilai tinggi. Semoga dengan berjalannya proses start-up ini, distribusi BBM nasional dapat terjamin dengan lancar. Tetap perhatikan aspek keselamatan seperti regulasi, alat pelindung diri, dan prosedur kerja dalam melaksanakan kegiatan pengolahan migas. Rencana penyelesaian RDMP Balikpapan sebagai proyek strategis nasional terus berjalan, diharapkan pada Agustus 2026 crude intake bisa dioptimalkan menjadi 360 ribu barel minyak per hari. Disamping itu, seluruh kilang dan terminal siap menghadapi kebutuhan pasokan BBM menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Terus pantau kesiapan stok dan distribusi BBM di SPBU Balikpapan, dan pastikan semua SPBU dan tim Pertamina Patra Niaga sudah mempersiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi kebutuhan pasokan BBM pada momen tersebut. Keseluruhan rangkaian pemeriksaan dan kunjungan lapangan BPH Migas ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kesiapan pasokan BBM yang memadai selama musim Lebaran mendatang.
Optimalkan Efisiensi melalui Integrasi RDMP Balikpapan dan FT Tanjung Batu
Read Also
Recommendation for You

Pemain Kesatria Bengawan Solo berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2026 melawan…

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan energi untuk periode Ramadhan…

PT. Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkatkan pasokan gas elpiji di Sumatera Barat…

Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan peringatan kepada masyarakat tentang risiko penyalahgunaan obat keras tramadol yang…














