Berita  

Inventarisasi Warisan Budaya di Jatim: Permintaan Khofifah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendorong para bupati dan wali kota di seluruh provinsi untuk terus menginventarisasi warisan budaya tak benda di daerah masing-masing. Menurut Khofifah, pencatatan detail ini penting sebagai upaya merawat dan melestarikan kekayaan budaya Jawa Timur agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Dia berharap setiap informasi yang tercatat akan digali lebih lanjut untuk memastikan keabsahannya, kemudian dapat diperkuat dalam naskah akademik dan didigitalisasi.

Khofifah meyakini bahwa dengan adanya catatan yang lengkap, akan memudahkan generasi muda untuk mengenali keberagaman budaya yang ada di Jawa Timur. Ini, pada gilirannya, diharapkan dapat mendorong partisipasi dalam upaya pelestarian warisan budaya. Dia pun menekankan bahwa kekayaan budaya Jawa Timur dapat menjadi referensi budaya Indonesia dan dunia.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa pengumpulan dan inventarisasi warisan budaya tidak hanya bertujuan untuk melestarikan cerita masa lalu, tetapi juga sebagai cara untuk membangkitkan kesadaran bersama antara pemerintah dan masyarakat. Aspek budaya dianggap mampu memperkuat ekosistem pariwisata di Kota Malang, meningkatkan daya tarik wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Di samping itu, pihaknya terus berupaya untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional guna memacu regenerasi seniman. Wahyu berharap agar budaya tradisional tetap eksis dan tidak tergerus oleh budaya asing. Dengan komitmen bersama, mereka bertekad untuk terus memajukan kebudayaan dan pariwisata Jawa Timur secara berkelanjutan.

Source link