Menjelang bulan suci Ramadan, salah satu tantangan yang sering dirasakan masyarakat Indonesia bukan hanya dalam menahan lapar dan dahaga, tetapi juga dalam menjaga kepercayaan diri saat berinteraksi. Survei yang dilakukan Honestdocs.id terhadap 11.740 responden mengungkapkan bahwa 25% dari masyarakat mengeluhkan masalah bau mulut (halitosis) selama menjalani ibadah puasa. Persentase ini menjadi keluhan kesehatan tertinggi selama bulan Ramadan, mengalahkan masalah asam lambung, dehidrasi, dan sakit kepala. Bau mulut menjadi isu penting karena aktivitas makan dan minum dibatasi dalam waktu yang lama.
Dari segi medis, masalah bau mulut selama puasa berkaitan dengan penurunan produksi saliva atau air liur hingga sekitar 10%. Saliva berperan penting sebagai pembersih alami rongga mulut yang membantu mengurangi pertumbuhan bakteri. Kurangnya aliran saliva dan mulut yang kering membuat bakteri beranu lebih cepat, sehingga menimbulkan aroma tak sedap. Hal ini membuat duo host, Vincent Rompies dan Desta, menyadari pentingnya menjaga kesegaran mulut selama Ramadan. Mereka menyadari pentingnya memahami kandungan produk perawatan mulut yang digunakan.
Kemunculan minat mereka pada produk usmile Indonesia bermula setelah mendengar penjelasan teknologi perawatan gigi dalam podcast Raditya Dika yang menyoroti varian produk dengan kandungan Apple Polyphenols dan Zinc Glycinate. Kandungan ini membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut serta mengikat senyawa sulfur yang memicu aroma tak sedap. Produk tersebut memiliki formula yang bekerja secara bertahap melalui kombinasi Dual Natural Enzymes (Papain & Lysozyme) dan Hydrated Silica untuk membersihkan gigi tanpa merusak enamel. Untuk perlindungan tambahan, tersedia varian Repair White dengan teknologi HAP (Hydroxyapatite) dan FCap yang membantu memperkuat enamel sekaligus memutihkan gigi.
Respon pasar terhadap produk usmile terlihat dari pertumbuhan volume penjualan yang signifikan. Dalam EPIC Awards 2026, usmile mencatat pertumbuhan volume penjualan sebesar 4.701,43%, menjadikannya salah satu brand dengan pertumbuhan tertinggi dalam kategori perawatan mulut. Country Manager usmile Indonesia dan Malaysia, Michelle, menyambut baik pertumbuhan tersebut sebagai sebuah amanah dari konsumen Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa usmile bukan sekadar brand perawatan gigi, tetapi juga ingin menjadi pengiring dalam transformasi kebaikan bagi konsumen.
Selain menghadirkan inovasi produk perawatan mulut, Vincent dan Desta juga memulai kampanye sosial “30 Hari Jadi Lebih Baik Bersama usmile, Vincent & Desta”. Program ini melibatkan Human Initiative sebagai mitra CSR untuk memberikan pelayanan pemeriksaan gigi gratis dan pembagian sanitary kit ramah lingkungan di TPA Cipeucang, Tangerang Selatan. Masyarakat dapat ikut berpartisipasi dengan membeli “Paket Ramadan Oral Care” di official store e-commerce usmile Indonesia, dimana setiap pembelian dihitung sebagai donasi. Tiga pembeli dengan transaksi tertinggi akan mendapatkan kesempatan untuk video call bersama Vincent dan Desta pada program Sahur Nih Yee.
Melalui edukasi kesehatan, inovasi produk, dan aksi sosial, kerja sama antara Vincent, Desta, dan usmile diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih percaya diri, napas yang lebih segar, serta semangat berbagi kepada sesama.






