Berita  

Bandara Bali siap layani 438 ribu penumpang Imlek

Puncak aktivitas penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai diprediksi terjadi pada Minggu, 15 Februari 2026, dengan perkiraan total 76 ribu penumpang yang akan keluar masuk Bali dalam sehari. Manajemen Bandara tersebut memperkirakan akan melayani sebanyak 438 ribu penumpang selama periode libur Tahun Baru Imlek 2577. Dari jumlah tersebut, 268 ribu penumpang berasal dari rute internasional dan 170 ribu penumpang berasal dari rute domestik. Selain itu, Bandara juga memproyeksikan terjadi 2.804 pergerakan pesawat selama libur panjang tersebut, dengan sebagian besar berasal dari rute internasional.

Untuk menyambut peningkatan aktivitas penumpang dan pesawat selama libur panjang, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kepadatan dan menjamin kenyamanan para penumpang. Purna Irawan, Pelaksana Harian General Manager Bandara, mengatakan bahwa puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi pada Minggu, 15 Februari 2026, dengan total 76 ribu penumpang yang akan keluar masuk Bali dalam sehari. Sedangkan untuk arus balik, puncaknya diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026.

Purna Irawan juga menyoroti keunikan libur panjang Imlek tahun ini, yang berdekatan dengan awal Bulan Ramadan. Hal ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk berlibur di Bali sebelum memasuki bulan puasa. Sebagai bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek, pihak Bandara akan menghadirkan parade barongsai pada Selasa, 17 Februari 2026, untuk memeriahkan suasana dan meningkatkan pengalaman pelanggan di Bandara.

Dalam mengajak calon penumpang atau wisatawan untuk menyukseskan libur panjang, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga memberikan saran agar para pengguna jasa dapat mempersiapkan diri dengan tiba lebih awal di bandara. Hal ini bertujuan untuk menghindari antrean dan memastikan kelancaran proses penerbangan. Dengan demikian, Bandara berharap dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para penumpang dan wisatawan yang menggunakan transportasi udara di Bali.

Source link