Operasi Pekat Jaya 2026 yang dilakukan oleh patroli gabungan Brimob dan Samapta Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan aksi balap liar dan potensi tawuran di Jakarta Timur pada Sabtu dinihari. Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Henik Maryanto, mengatakan bahwa patroli dilakukan di beberapa titik rawan di wilayah Jatinegara, Pulogadung, Cakung, Cawang, Matraman, Kebon Pala, Pisangan Baru, Jalan Pemuda, dan Jalan I Gusti Ngurah Rai. Selama operasi, petugas berhasil membubarkan balap liar di Jalan Pemuda Pulogadung dan mengamankan beberapa kendaraan untuk diserahkan ke Polsek Pulogadung.
Di wilayah Pisangan Baru, patroli berhasil menggagalkan potensi tawuran dengan mengamankan sejumlah senjata tajam yang kemudian diserahkan ke Pos Polisi Kebon Sereh. Hingga berakhirnya patroli, situasi di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur terpantau aman dan kondusif. Operasi Pekat Jaya 2026 dilaksanakan secara intensif untuk menekan balap liar, tawuran, dan kejahatan jalanan sebagai upaya Polri untuk memberikan rasa aman dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Poly Budi Hermanto, juga mengimbau masyarakat agar turut serta menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 yang beroperasi 24 jam. Operasi Pekat Jaya 2026 dilaksanakan menjelang Ramadhan guna memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum DKI Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa tujuan utama dari operasi ini adalah menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif agar masyarakat dapat menjalankan kegiatan sehari-hari dan ibadah di bulan suci Ramadhan secara tertib, nyaman, dan khusyuk.

















