Chikungunya menjadi ancaman serius di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dengan jumlah kasus mencapai 186 orang. Kasus ini terutama terjadi di wilayah Kota Cilacap, seperti Cilacap Selatan, Tambakreja, Sidakaya, dan Gumilir. Menurut Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Cilacap, Hasanuddin, sebagian besar kasus terjadi di Kelurahan Sidakaya, Tambakreja, dan Gumilir. Selain itu, kasus demam berdarah dengue (DBD) juga dilaporkan terjadi di wilayah tersebut, dengan 24 kasus terkonfirmasi dan satu kematian terjadi akibat DBD. Masyarakat diminta untuk waspada, melakukan pemberantasan sarang nyamuk, serta menjaga pola hidup bersih dan sehat guna mencegah penyebaran penyakit tersebut. Dinkes KB setempat telah melakukan berbagai sosialisasi dan tindakan preventif, termasuk fogging di beberapa lokasi. Upaya pencegahan ini bertujuan untuk mengendalikan penyebaran chikungunya dan DBD di Kabupaten Cilacap.
Waspada! Chikungunya di Cilacap Meningkat, Pola Hidup Sehat Penting
Read Also
Recommendation for You

Polisi telah menangkap dua pria dan seorang perempuan yang diduga membawa senjata tajam untuk tawuran…

M. Shadiq Pasadigoe menghadiri kegiatan Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil) di Batusangkar, dimana upaya menjaga karakter…

Polisi telah berhasil mengamankan 16 anak yang diduga terlibat dalam insiden tawuran yang menyebabkan kematian…

Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Anggit Adi Juwita, kembali menggelar kegiatan reses di Desa Kesugihan,…

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika ganja seberat 15,507 kilogram di…












