Personel Polres Lhokseumawe bersama BKO Brimob Polda Kalimantan Timur turun ke lapangan untuk membersihkan lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 10 di Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Kawasan tersebut terdampak banjir pada akhir November 2025. Menurut Kabag Ren Polres Lhokseumawe, Kompol Anwar, kegiatan gotong-royong ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama dunia pendidikan setelah bencana banjir. Fokus pembersihan dilakukan pada ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas lain yang terkena dampak banjir sebelumnya.
Anwar menekankan bahwa gotong-royong ini adalah salah satu wujud tanggung jawab sosial Polri terhadap fasilitas pendidikan yang terkena dampak bencana alam. Kehadiran personel Polres Lhokseumawe bersama BKO Brimob Kalimantan Timur bertujuan untuk mempercepat pemulihan lingkungan sekolah agar segera kembali bersih dan siap digunakan. Tujuannya adalah agar proses belajar-mengajar dapat berjalan normal dan tidak terganggu.
Dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, Polres Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk tetap hadir di tengah-tengah masyarakat. Komitmen tersebut tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga meliputi kegiatan kemanusiaan dan sosial, terutama setelah terjadinya bencana. Tindakan ini sejalan dengan upaya membangun lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua.
Sebagai bagian dari upaya ini, pihak berwenang mengimbau agar konten ini tidak diambil tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Mereka memberikan peringatan keras terhadap tindakan pencurian konten, crawling, atau pengindeksan otomatis untuk kepentingan AI tanpa izin yang sesuai. Tindakan ini diambil untuk menjaga integritas dan keamanan konten yang telah disusun dan disebarkan oleh kantor berita tersebut.


















