Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri kegiatan pembagian beras SPHP di Pasar Murah di Kabupaten Jember. Pasar Murah ini merupakan yang kelima diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai langkah antisipasi terhadap inflasi menjelang bulan puasa. Pasar murah tersebut menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Misalnya, telur dijual seharga Rp 22.000/kg, gula seharga Rp 14.000/kg dari HET Rp 17.800/kg, dan Minyak Kita seharga Rp 13.000/liter dari HET Rp 16.800/liter. Beras SPHP juga tersedia dengan harga Rp 11.000/kg atau Rp 55.000/karung berat 5kg. Selain itu, bawang merah pun disediakan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pasar tradisional. Gubernur Khofifah menekankan bahwa pasar murah ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan mengendalikan inflasi, serta memastikan bahwa daya beli masyarakat tetap terjangkau. Program pasar murah akan terus hadir untuk mendukung masyarakat Jawa Timur sebelum bulan puasa, dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan logistik masyarakat. Lokasi Pasar Murah kali ini dipilih berdasarkan kebutuhan dan posisi geografis yang jauh dari pasar tradisional. Pesan penting dari Gubernur adalah agar pasar murah tidak bersaing dengan pasar tradisional, karena tujuannya adalah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Jember Pembuka Pasar Murah 2026: Cegah Inflasi Ramadan
Read Also
Recommendation for You

Polisi telah menangkap dua pria dan seorang perempuan yang diduga membawa senjata tajam untuk tawuran…

M. Shadiq Pasadigoe menghadiri kegiatan Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil) di Batusangkar, dimana upaya menjaga karakter…

Polisi telah berhasil mengamankan 16 anak yang diduga terlibat dalam insiden tawuran yang menyebabkan kematian…

Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Anggit Adi Juwita, kembali menggelar kegiatan reses di Desa Kesugihan,…

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika ganja seberat 15,507 kilogram di…













