Pada perayaan pergantian tahun di DKI Jakarta, Wakil Gubernur Rano Karno menegaskan bahwa larangan menyalakan kembang api hanya berlaku untuk instansi pemerintah provinsi dan swasta, bukan untuk masyarakat umum. Meskipun pemerintah tidak melarang masyarakat untuk menyalakan kembang api, sebagai gantinya akan diselenggarakan atraksi drone sebagai bagian dari rangkaian perayaan. Atraksi drone tersebut diharapkan dapat menambah kebahagiaan masyarakat pada malam pergantian tahun. Ada delapan lokasi penyambutan Tahun Baru 2026 yang tersebar di lima wilayah Jakarta, dengan panggung utama di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Gubernur dan Wakil Gubernur beserta jajaran akan hadir di titik utama, sementara titik di wilayah lainnya akan dihadiri oleh wali kota. Selain itu, sejumlah musisi, termasuk band D’Masiv, juga dijadwalkan tampil pada perayaan tersebut. Perlu diingat untuk tidak mengambil konten dari artikel ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rano: Warga Bebas Menyalakan Kembang Api Tahun Baru
Read Also
Recommendation for You

Striker anyar Persija Jakarta Alaaeddin Ajaraie merasa bersyukur meskipun gol debutnya dibatalkan oleh wasit saat…

PT Hutama Karya (Persero) telah berperan dalam menyediakan air bersih di tiga lokasi hunian sementara…

Musim hujan di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyebabkan kerusakan yang signifikan pada…

Pendidikan memiliki peran strategis dalam mengatasi masalah kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan…

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Pati Sudewo, yang…

![Leadership of Indonesia's National Leader [President Sukarno] Cuplikan-layar-2024-08-25-210353.png](https://portaltribun.info/wp-content/uploads/2024/08/Cuplikan-layar-2024-08-25-210353.png)









