Pihak Operator Liga Indonesia, PT I.League, menegaskan bahwa jadwal kompetisi tidak akan diubah terkait dengan situasi bencana alam di Pulau Sumatera. Beberapa klub seperti Semen Padang, PSMS Medan, dan Persiraja Banda Aceh yang merupakan peserta BRI Super League dan Pegadaian Championship berkandang di Sumatera. Direktur kompetisi I.League Asep Saputra mengatakan bahwa berbagai upaya sinkronisasi dan komunikasi telah dilakukan untuk memastikan kelancaran kompetisi. Meskipun terdapat beberapa keadaan yang diinventarisir, jadwal pertandingan di Sumatera tetap akan dilaksanakan sesuai dengan yang telah direncanakan.
Semen Padang dijadwalkan akan menghadapi Persija Jakarta pada Senin (22/12) dalam kompetisi Super League. Sementara itu, PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh juga memiliki jadwal pertandingan yang sudah direncanakan dengan baik. Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) dan I.League baru saja melaksanakan pertandingan persahabatan dan lelang jersi pemain di Stadion Madya, Jakarta. Hasil dari lelang jersi tersebut akan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan bantuan di Sumatera. Asep menggarisbawahi pentingnya solidaritas dan kemanusiaan dalam kondisi seperti ini.
Kompetisi Super League akan kembali bergulir pada tanggal 20 Desember setelah libur akibat SEA Games Thailand 2025. Dewa United akan menghadapi Persis Solo dalam pertandingan pembuka, diikuti oleh laga antara Persebaya Surabaya dan Borneo FC. Selain itu, Persija Jakarta juga turut mengadakan lelang jersi untuk membantu korban bencana di Sumatera. Ini merupakan bentuk komitmen sepak bola dalam menyokong upaya kemanusiaan di tengah kondisi yang menuntut.












