Pengeroyokan dan Perusakan di Kalibata, Jakarta Selatan
Sebanyak sembilan kios dan delapan kendaraan terbakar dalam insiden tragis yang terjadi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Peristiwa ini menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) pada Kamis malam. Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengkonfirmasi bahwa sembilan kios, enam kendaraan roda dua, dan satu kendaraan roda empat menjadi korban dalam kejadian tersebut. Laporan pertama tentang pengeroyokan ini diterima pada Kamis malam pukul 23.35 WIB di Jalan H Mahmud Raya, Blok Langgar Nomor 1, RT07/RW04, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.
Tim Gulkarmat Jakarta Selatan segera merespons laporan tersebut dan melakukan pemadaman bersama pihak kepolisian. Area yang terbakar mencapai 195 meter persegi dengan estimasi kerugian sebesar Rp273 juta. Penyebab kebakaran diduga menggunakan bensin, menurut Asril. Selain itu, polisi mengungkapkan bahwa hutang sepeda motor menjadi pemicu pengeroyokan dan perusakan yang menyebabkan kematian matel di kawasan Kalibata.
Pada Jumat pagi, TNI dan Polri masih mengawasi lokasi tersebut untuk memastikan keamanan masyarakat. Dua orang yang merupakan penagih hutang, MET dan NAT, tewas akibat pengeroyokan. Tak hanya pengeroyokan, kelompok massa juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung, dan kendaraan bermotor. Kejadian ini merupakan tragedi yang harus diusut tuntas oleh pihak berwajib untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kalibata, Jakarta Selatan.













