Gerbang Handara di Kabupaten Buleleng, Bali, menjadi salah satu destinasi wisata yang diminati oleh turis mancanegara di wilayah utara Pulau Bali. Banyak wisatawan mengunjungi Gerbang Handara dari negara-negara Asia seperti China saat musim liburan sedang ramai. Namun, saat low season, wisatawan dari India juga banyak yang datang ke sana.
Wisatawan yang berkunjung ke Gerbang Handara seringkali menyiapkan pakaian khusus untuk berfoto di tempat tersebut. Mereka rela antre selama lima hingga 10 menit hanya untuk mendapatkan foto yang sempurna. Beberapa wisatawan bahkan membawa fotografer pribadi, sementara yang lain menggunakan jasa fotografer lokal dengan biaya sekitar Rp20 ribu per sesi.
Untuk masuk ke Gerbang Handara, wisatawan lokal dikenakan biaya sebesar Rp30 ribu, sementara wisatawan asing Rp50 ribu. Tidak ada batasan waktu kunjungan ke objek wisata ini, namun disarankan datang antara pagi hari dan sebelum matahari terbenam agar mendapatkan latar foto yang bagus.
Menurut Putu Ngurah Putra Sudarmaya dari Dinas Pariwisata Buleleng, wisatawan cenderung menyukai suasana yang tenang di Buleleng dibandingkan dengan daerah wisata ramai di Bali Selatan. Gerbang Handara mulai menjadi terkenal setelah foto dan video seorang turis asal Rusia di tempat tersebut viral di media sosial.
Gerbang Handara merupakan pintu masuk menuju Handara Golf and Resort Bali di daerah Sukasada, Buleleng. Dikelilingi oleh lingkungan alam yang asri, desain khas Bali dari gerbang ini dan pemandangan sekitarnya sangat memikat wisatawan untuk mengabadikannya dalam foto. Statistik menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan asal India dan China ke Indonesia, dengan jumlah kunjungan meningkat dari tahun ke tahun.














