Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja timnya yang rapuh saat menghadapi situasi bola mati dalam dua pertandingan terakhir. Dari empat gol yang mereka kebobolan, tiga di antaranya berasal dari situasi bola mati. Pada pertandingan melawan Manchester United, Palace kalah dengan skor 1-2 di mana dua gol MU berasal dari tendangan bebas. Kekalahan ini sangat disayangkan oleh Glasner, mengingat timnya berhasil unggul terlebih dahulu melalui tendangan penalti Mateta.
Sebelumnya, dalam pertandingan melawan Strasbourg, Crystal Palace juga kalah dengan skor 1-2, dimana gol lawan juga berasal dari bola mati. Meskipun Mitchell membawa Palace unggul, gol Strasbourg yang memanfaatkan tendangan bebas membuat Palace kalah. Meskipun timnya tampil bagus di babak pertama melawan MU, Glasner mengakui kekalahan setelah kebobolan dua gol setelah turun minum.
Hasil pertandingan itu membuat Crystal Palace berada di posisi sembilan klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan koleksi 20 poin dari 13 laga. Sementara itu, Manchester United naik ke peringkat tujuh klasemen dengan torehan 21 poin dari 13 pertandingan. Kondisi ini menunjukkan perlunya tim untuk memperbaiki pertahanan mereka saat menghadapi situasi bola mati untuk mengantisipasi kebocoran gol di masa mendatang.













