Beragam peristiwa ekonomi menarik terjadi pada Sabtu (15/11/2025), mulai dari kerja sama antara Indonesia dan Yordania terkait produksi pupuk yang akan ditindaklanjuti hingga pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo, NTT. Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani menjelaskan bahwa kerja sama kedua negara tersebut dalam produksi pupuk akan memperkuat ketahanan pasokan dan mendukung program pangan nasional yang berkelanjutan. Hal itu diikuti dengan rencana pemerintah untuk melibatkan sekitar 100 koperasi besar nasional sebagai mentor bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola koperasi. Disamping itu, Otoritas Jasa Keuangan yakin bahwa jumlah investor di pasar modal Indonesia dapat mencapai 20 juta Single Investor Identification (SID) pada kuartal I-2026. Sementara itu, Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II bin Al Hussein menawarkan tiga peluang proyek investasi kepada Danantara sebagai langkah penguatan hubungan investasi antara Indonesia dan Yordania. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono juga mendukung pengembangan Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, guna meningkatkan kunjungan wisatawan. Keseluruhan peristiwa tersebut menunjukkan dinamika sangat positif dalam sektor ekonomi pada periode tersebut.
Kerja Sama Ekonomi RI-Yordania dan Bandara Komodo
Read Also
Recommendation for You

Menteri Sekretaris Negara: Penanggulangan Dampak Karhutla Menjadi Prioritas Utama Pemerintah Jakarta – Menteri Sekretaris Negara,…

PSG Antusias Sambut Laga Piala Super Melawan Aston Villa Jakarta – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG),…

KPAI Serukan Pendampingan Psikososial Siswa Pasca Temuan Senjata di Sekolah KPAI Serukan Pendampingan Psikososial Siswa…

Jakarta (ANTARA) – Federasi sepak bola Amerika Serikat (US Soccer) dan Kanada (Canada Soccer) memberikan…














