Gedung Putih membantah kabar tentang rencana Amerika Serikat untuk membangun pangkalan militer sementara di perbatasan Jalur Gaza. Menurut juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, laporan tersebut hanya didasarkan pada permintaan informasi dari Departemen Angkatan Laut dan bukan rencana resmi. Leavitt menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak sedang mempertimbangkan untuk membangun pangkalan militer di wilayah tersebut saat ini. Surat kabar Yedioth Ahronoth mengutip pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa Amerika Serikat berencana mendirikan pangkalan militer besar di wilayah perbatasan Gaza, namun hal ini tidak diminati atau dilakukan oleh Amerika Serikat saat ini. Presiden Donald Trump telah menyatakan penolakannya terhadap pengerahan pasukan AS di Timur Tengah untuk menjaga kemajuan perdamaian di Gaza tetap berlanjut. Kesimpulannya, rencana untuk mendirikan pangkalan militer AS di perbatasan Gaza adalah tidak benar.
Gedung Putih Bantah Rencana Pangkalan Militer AS di Batas Gaza
Read Also
Recommendation for You

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI telah melakukan identifikasi terhadap penanganan korban bencana…

Pencapaian sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) Indonesia pada Tahun Perak Abad ke-21 menunjukkan…

Pemerintah Kota Jakarta Barat telah mengambil langkah proaktif dengan mengaktifkan posko siaga bencana, prasarana, dan…

Gerbang Handara di Kabupaten Buleleng, Bali, menjadi salah satu destinasi wisata yang diminati oleh turis…

Distribusi bantuan lewat udara mengalami peningkatan pada hari ini, dengan 20 sorty yang telah dijalankan…









