Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) meminta aparat penegak hukum untuk secara serius melakukan penyelidikan terkait kebakaran rumah hakim Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, Khamozaro Waruwu. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (4/11) saat Khamozaro sedang menangani kasus dugaan korupsi proyek jalan yang sedang menarik perhatian publik. Ketua Umum PP Ikahi Yasardin menegaskan kepeduliannya terhadap kejadian tersebut dan mendesak agar aparat berwajib menyelidiki penyebab kebakaran secara menyeluruh.
Menurut keterangan yang diberikan oleh Khamozaro, kebakaran hanya melibatkan kamar utama rumahnya, tempat dokumen dan barang berharga disimpan. Untungnya, api tidak merembet ke ruang lain di rumahnya. Namun, dokumen dan barang berharga yang disimpan di kamar tersebut habis terbakar, meninggalkan hanya baju yang dipakai Khamozaro saat itu.
Sementara itu, Ikahi juga menyoroti perkara yang sedang ditangani oleh Hakim Khamozaro. Khamozaro memimpin sidang kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara yang melibatkan beberapa pihak terkait. PP Ikahi merasa perlu untuk mengetahui apakah kejadian kebakaran tersebut memiliki keterkaitan dengan peran Khamozaro dalam menangani kasus tersebut. Namun, hal ini sepenuhnya akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan yang diperlukan.
Rumah yang ditempati oleh Hakim Khamozaro terbakar pada Selasa (4/11) pagi, saat Khamozaro tengah memimpin sidang di Pengadilan Negeri Medan. Khamozaro mengetahui kebakaran setelah dihubungi oleh tetangga melalui telepon, tetapi karena sedang dalam sidang, ia tidak dapat menjawab panggilan tersebut. Khamozaro pun langsung syok dan menghentikan jalannya sidang saat mendapatkan kabar tersebut.
Kondisi rumah pada saat kejadian dalam keadaan kosong, dengan istrinya baru saja meninggalkan rumah sekitar 20 menit sebelum kebakaran terjadi. Kamar tidur utama dan sebagian dapur adalah bagian rumah yang terkena dampak paling parah dari kebakaran tersebut. Hingga saat ini, informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.












