91 Calon Siswa SD-SMP Sumenep Catat Kuota Hampir Penuh

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (Dinsos P3A) Sumenep mencatat adanya 91 calon siswa di Sekolah Rakyat, terdiri dari tingkat SD hingga SMP, dari total 100 kuota yang disediakan. Penambahan jumlah calon siswa ini diakui oleh Kepala Dinsos P3A Sumenep, Mustangin, yang menyebutnya sebagai peningkatan yang signifikan dari bulan sebelumnya. Ini menjadi hasil dari kerjasama dan kolaborasi antara berbagai pihak terkait, seperti pendamping PKH, Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, Tagana, TKSK, camat, dan kepala desa.

Upaya pihak Dinsos P3A Sumenep dan stakeholder terkait dalam menjelaskan kesempatan bagi keluarga kurang mampu untuk mendaftar anaknya ke Sekolah Rakyat, tampaknya masih dihadapi dengan penolakan dan ketidakpastian dari sebagian masyarakat. Beberapa alasan yang menjadi kendala adalah ketidakyakinan terhadap kemampuan anak untuk mandiri, keraguan terhadap sistem asrama yang diterapkan oleh Sekolah Rakyat, serta masih minimnya pemahaman terkait SOP di asrama.

Mustangin menegaskan bahwa semua calon siswa Sekolah Rakyat adalah warga kurang mampu dan pihak Dinsos P3A Sumenep telah melakukan pengecekan langsung untuk memastikan hal ini. Proses pendaftaran tidak hanya melibatkan data assessment saja, namun juga assessment terhadap orang tua calon siswa untuk memastikan kesanggupan dan persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Let’s empower our society to educate next generation.

Source link