Polemi terkait kepemimpinan Kormi Jawa Timur semakin memanas menjelang Musyawarah Daerah (Musda) November 2025. Andun Sudijandoko telah ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Kormi Jatim sejak 1 Januari yang lalu. Sebagai Plt, Andun telah menerima Surat Keputusan (SK) penugasan yang berlaku hingga terpilihnya ketua definitif melalui Musda.
Proses pemilihan ketua baru akan mengikuti aturan Anggaran Rumah Tangga (ART), di mana kandidat wajib mendaftarkan diri serta menyampaikan visi-misi untuk dipilih melalui voting oleh peserta Musda. Panitia ad-hoc akan bertanggung jawab dalam rekrutmen bakal calon, dengan tahapan penjaringan dijadwalkan dari Oktober hingga November 2025.
Dinamika internal Kormi Jatim menciptakan ketegangan, di mana beberapa pengurus daerah mempertanyakan keabsahan surat mandat dan penunjukkan Plt. Namun, Andun menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah mengawal organisasi hingga pemilihan ketua baru dilakukan secara fair dan transparan. Proses pemilihan ketua yang ketat diprediksi akan menghasilkan pemimpin yang mampu menggerakkan olahraga masyarakat Jawa Timur.
Di tengah persiapan untuk Musda, banyak pihak tertarik dengan kursi ketua Kormi Jatim karena olahraga masyarakat semakin dilirik oleh pemerintah. Nama-nama calon kuat, seperti Muhammad Sunar, telah mulai disebut-sebut. Namun, beberapa hambatan birokrasi terkait pencairan dana reward bagi atlet Fornas VIII di NTB 2025 juga menimbulkan pertanyaan di kalangan publik terkait koordinasi antara pemerintah provinsi, kota, dan Korminas.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3600376/original/087569200_1634044310-WhatsApp_Image_2021-10-12_at_13.38.27__1_.jpeg?w=700)















