Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan peninjauan di lokasi proyek pelimpahan Sungai Tanggul di Desa Paseban, Kencong, Jember. Hal ini menunjukkan keseriusannya terhadap percepatan pekerjaan infrastruktur yang merupakan kunci penting bagi irigasi pertanian di bagian selatan Jember. Proyek tersebut memiliki dampak yang signifikan, terutama setelah banjir Sungai Tanggul tahun 2019 merusak jaringan irigasi dan menyebabkan kerugian pada ribuan hektar sawah.
Gubernur tidak hanya memantau proyek, tetapi juga secara langsung memastikan bahwa pelimpahan sungai tersebut akan selesai sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Menurut Khofifah, selesainya proyek tersebut akan mengembalikan produktivitas pertanian dan memperbaiki siklus pertanian di Kencong dan daerah sekitarnya. Selama sidak di lokasi proyek, Gubernur juga membagikan paket sembako kepada pekerja lapangan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka.
Namun, kehadiran gubernur dalam peninjauan tersebut juga menimbulkan pertanyaan karena beberapa pejabat setempat absen, termasuk Camat Kencong. Karena proyek tersebut berada di wilayah administratif camat, kedatangan gubernur diharapkan dapat mempengaruhi proses proyek tersebut secara positif. Target penyelesaian proyek ditetapkan menjadi akhir 2025, sehingga diharapkan petani akan dapat kembali mengandalkan irigasi yang stabil pada awal musim tanam 2026.


















