Anak-anak di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, sedang gemar membuat gangsing unik menggunakan bahan penghapus, paku payung, dan pengisian hekter. Mereka menemukan tren ini melalui media sosial. Dengan biaya sekitar Rp 14.000, mereka dapat membuat satu buah gangsing. Orang tua seperti Marni mendukung kreativitas anak-anak ini, menganggap pentingnya bermain dengan mainan fisik yang dapat merangsang imajinasi. Tren gangsing dari penghapus ini mencerminkan kreativitas anak-anak Lebak dalam mengubah bahan sehari-hari menjadi mainan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga edukatif. Adanya tren ini mengajak anak-anak untuk bermain secara interaktif dan positif serta menghindari kecanduan bermain HP. Ini menunjukkan potensi anak-anak untuk berkreativitas dan bermain dengan mainan tradisional yang kreatif. Keberadaan gangsing dari bahan penghapus ini dapat membantu anak-anak untuk terus merangsang imajinasi dan kreativitas mereka.
Gangsing Viral Lebak: Kreativitas Anak dalam Mengubah Bahan Jadi Mainan
Read Also
Recommendation for You

Peredaran Obat Terlarang Sasar Pelajar di Banjarnegara, Camat Wanayasa: Bahaya! Camat Wanayasa Ungkap Ancaman Obat…

Peristiwa Kriminal Menjelang Akhir Pekan di Jakarta: Kronologi Tawuran dan Penipuan Lowongan Kerja Peristiwa Kriminal…

SMP Cordova Banyuwangi Berikan Beasiswa dan Laptop Gratis untuk Siswa Berprestasi Pada bulan Juni 2026,…

Seorang pemuda asal Garut, Jawa Barat, berinisial DS (24), diduga menjadi korban penipuan berkedok lowongan…

Aktivis Pemuda Surabaya Laporkan Tidak Optimalnya Layanan Administrasi Pemerintah Kota Di Surabaya, aktivis pemuda bernama…












