Pada hari Jumat, demonstran melempari Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto dengan botol minuman setelah dia melakukan dialog dengan peserta aksi di sisi kiri Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat. Meskipun demikian, Henik menyampaikan terima kasih kepada demonstran karena bersedia berdiskusi secara langsung. Dia juga memohon maaf dengan tulus dan menyatakan telah melakukan ibadah sholat Jumat beserta sholat gaib.
Henik memastikan bahwa sejumlah tuntutan massa akan dilaksanakan, termasuk pertanggungjawaban atas insiden kematian seorang pengemudi ojek online yang terlindas oleh kendaraan taktis Brimob pada malam sebelumnya. Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri juga telah menemui keluarga korban di RS Cipto Mangunkusumo setelah kejadian tersebut. Selain itu, proses penegakan hukum telah dilaksanakan dengan anggota Brimob melakukan pemeriksaan di Mabes Polri.
Setelah berdialog dengan peserta aksi, Henik bersama jajarannya beranjak menuju Mako Brimob, di mana mereka dilempari botol-botol minuman oleh massa. Di sisi lain, ratusan personel TNI terus melakukan pengawalan terhadap massa yang melakukan unjuk rasa di lokasi tersebut. Selain itu, peristiwa serupa telah terjadi sebelumnya di lokasi yang sama.


















