Camat Tebet, Jakarta Selatan, Dyan Airlangga tengah mengumpulkan bukti terkait insiden pemukulan yang dialami Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik dan sopirnya, Asep Yudiana, saat terjadi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI. Kejadian tersebut terjadi di Jalan KS Tubun, Slipi, Jakarta Barat, pada Senin (25/8) malam pukul 18.30 WIB. Dyan menyatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti pendukung tersebut untuk kemudian dilaporkan kepada pimpinan.
Dalam menjelaskan kronologi kejadian, Dyan menjelaskan bahwa saat kejadian, lurah dan sopirnya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. Mobil yang mereka tumpangi dihancurkan oleh massa karena berpelat merah, walaupun mereka tidak terlibat dalam demonstrasi. Kejadian berlangsung dengan cepat dan tanpa peringatan. Pihak terkait telah membawa mobil yang rusak ke tempat yang lebih aman setelah kejadian tersebut.
Insiden ini menjadi perhatian karena menunjukkan tindakan kekerasan dalam demonstrasi, dimana 203 anak turut ditangkap dalam aksi tersebut. Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, menjadi korban amukan massa yang berdampak pada kerusakan mobil dan kemungkinan cedera fisik. Hal ini menunjukkan pentingnya penegakan hukum dan penanganan kasus-kasus kekerasan sebagai upaya menjaga kedamaian dan ketertiban sosial.

















