Berita  

Mendiktisaintek Mendorong Stop Kekerasan di Kampus

Ketika seorang orang tua mendapatkan laporan bahwa anaknya mengalami kekerasan atau perundungan, itu adalah sesuatu yang sangat menyedihkan. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, memberikan panggilan terakhir kepada semua pihak terkait untuk menghentikan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan tinggi, terutama di lingkungan kampus.

Brian menegaskan pentingnya menjaga lingkungan kampus agar bersih dari kekerasan, diskriminasi, dan perundungan baik secara fisik maupun psikis. Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual diminta untuk merespons laporan pengaduan kekerasan dengan cepat dan menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus-kasus tersebut.

Sebagai upaya dalam mencegah dan menangani kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, Brian meresmikan Kampanye Nasional Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, juga menekankan pentingnya perlawanan bersama melawan kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Dia mengatakan bahwa semua pihak, termasuk perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan keluarga, harus bersatu untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Dengan lingkungan yang aman dan nyaman, diharapkan kampus dapat menjadi tempat yang melahirkan generasi masa depan yang unggul dan berkualitas.

Source link