Krisis BBM di Jember Selesai: Aktivitas Sekolah dan Kantor Kembali Lancar

Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Kabupaten Jember telah berakhir setelah memengaruhi aktivitas sejak pekan lalu. Bupati Jember, Muhammad Fawait, memastikan pasokan BBM sudah stabil dan instruksi diberikan kepada seluruh sekolah dan kantor pemerintahan untuk kembali beroperasi seperti biasa mulai Senin, 4 Agustus 2025. Dalam konferensi pers di Puncak Rembangan, Bupati Gus Fawait menyatakan keberhasilan penanganan krisis BBM di Jember yang merupakan salah satu yang tercepat di Indonesia, hanya dalam waktu empat hari pasokan BBM telah berhasil dipulihkan. Kerjasama lintas lembaga dari pemerintah pusat, provinsi, hingga Pertamina diapresiasi sebagai faktor kunci dalam menyelesaikan kelangkaan BBM tersebut. Langkah antisipatif dilakukan dengan meningkatkan koordinasi lintas sektor terkait kondisi jalur distribusi utama BBM melalui Gumitir. Kolaborasi yang intensif dari pusat hingga daerah diharapkan dapat menjaga stok BBM agar tetap terjaga.

Source link