Skechers menegaskan bahwa gugatan paten yang diajukan oleh Kizik Design, LLC terhadap mereka tidak berdasar dan merupakan upaya transparan untuk meminta pengadilan campur tangan. Perusahaan percaya bahwa Kizik menuduh jajaran produk Skechers Hands Free Slip-ins® melanggar patennya tanpa dasar yang kuat. Sebagai pemegang banyak paten sendiri, Skechers sangat menghormati kekayaan intelektual orang lain tetapi yakin bahwa tuduhan Kizik tidak beralasan. Skechers memiliki lebih dari 140 paten yang diperoleh dengan teliti di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat, untuk teknologi Slip-ins mereka.
Presiden Skechers, Michael Greenberg, menekankan bahwa Skechers telah melakukan inovasi dalam teknologi alas kaki hands-free mereka dan tidak menyalin dari pihak lain. Dia menegaskan bahwa paten tersebut telah dipatenkan dengan hati-hati dan bahwa gugatan Kizik tampaknya didorong oleh motif finansial. Greenberg menegaskan bahwa Skechers akan melawan gugatan tersebut dengan kuat dan membuktikan keabsahan patennya.
Skechers, perusahaan berbasis di California Selatan, terkenal dengan desain dan pemasaran alas kaki, pakaian, dan aksesori gaya hidup dan performa. Produk mereka dijual di 180 negara dan wilayah melalui berbagai saluran penjualan. Perusahaan ini mengelola bisnisnya secara internasional melalui anak perusahaan, mitra usaha patungan, dan distributor. Skechers terus melihat pertumbuhan masa depannya dengan optimis meskipun menghadapi tantangan pasar yang dinamis.


















